Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur

Demplot Inspiratif Penyuluh Kreatif

Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur > Blog > Berita Terbaru > Demplot Inspiratif Penyuluh Kreatif

< potret sayuran organic pekarangan distan. prov. ntt >

** Oleh Martinus Boekan **  

 

 Pada awalnya pekarangan kecil  ini hanya ditemani sebatang  pohon Mangga tua namun selalu setia memberikan buah manisnya disetiap musim. Keberadaanya menjadi satu-satunya  tanaman yang  menghiasi  pelupuk mata belasan penyuluh profesional yang menempati ruangan kecil dihadapannya. Seiring perjalanan waktu, pemandangan kecil ini  justru  melahirkan satu  inspirasi menarik seorang  penyuluh yang bernama  lengkap Stefanus Janis, SP yang akrab disapa Stef  oleh para sahabatnya dilingkungan Bidang PPSP.

Pria  kelahiran Manggarai Timur   ini,  boleh dibilang  separoh  dari  usianya dibesarkan  ditanah Timor. Tepatnya  nun jauh di balik  kaki gunug Fatuleu. Salah satu Desa pedalaman  di wilayah kecamatan Anfoang Selatan, dalam kapasitasnya sebagai  petugas Penyuluh  Pertanian  dari  Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, puluhan tahun silam.  Berbicara budidaya  tanaman  pangan  adalah pekerjaan  yang sudah mendarah daging dalam dirinya  bersama  para  sabahatnya  sebagai penyuluh professional yang sudah teruji  kapasitasnya dilapangan.

Bapak  dua orang anak ini meski tidak lagi selincah dulu  namun idenya tetap cemerlang.   Mimpi kecilnya untuk mengembangkan  beberapa jenis  horti  organic   ( Cabe rawit, Terung dan tomat ) dipekarangan kecil didepan  ruangan kerjanya begitu membara dalam benaknya. Mimpi kecilnya  ini bagai gayung bersambut oleh atasan langsungnya  Pak Marsel Ndarung, SP yang begitu bersemangat karena memiliki gagasan yang sama.  Dibawa pimpinan sang nakoda Seksi Penyuluhan Dinas PertanianProvinsi Nusa Tenggara Timur ini,  diskusi kecil itupun  menghasilkan satu rencana besar untuk segera direalisasikan.

Dalam waktu singkat, laskar-laskar penyuluh pertanian inipun keluar dari sarangnya  bagai kilat menyambar. Dengan semangat gotong royong ala semut semut merah bekerja, wajah  pekarangan  kecil nan gersang ini  dalam sekecap  disulap menjadi lautan koker berukuran besar  tertata rapi sekitar area   pohon Mangga yang  tinggal secuil waktu akan meranggas karena kulitnya dikelupas demi membuka ruang sinar mentari bagi tanaman horti  organik. Seiring  perjalanan waktu, hijaun kecamba kian membesar memancarkan jenisnya.  Masing-masing  menunjukan aura manisnya yang khas sebagai  tanaman Lombok, Tomat dan Terung  unggulan yang subur dengan   molekan bunga dan  buahnya yang cantik menggemaskan. Bergelantungan  disetiap ranting-rantingnya yang kian melebat,  menjadi satu pemandangan yang indah menyegarkan.

Saban waktu tempat ini selalu   dikerumuni  karyawan  dari berbagai  Bidang, tak terkecuali para  pejabat eselon  dan pimpinan  Dinas Pertanian  Provinsi NTT  tidak melewati kesempatan ini.  Turut menikmati  hawa segar yang dihasilkan  sembari mengambil  gambar dari kebun mungil ini.

Hal berikutnya  yang tidak kala menarik  datang dari kaum ibu. Tempat ini menjadi moment yang  indah untuk berselvi ria. Pesona beberapa  kaum ibu yang sudah tergolong dalam barisan para mama  ini tidak kalah menariknya  dengan remaja di jaman new. Kehadiran mereka  justru menambah nuansa semakin sempurna ditengah hijauan daun, mekaran bunga dan batangan buah  dalam genggaman gemasnya sembari tersenyum manis.  Indah memang !  Mengahdirkan suasana kegembiraan  yang  beda  dan  sangat menghibur.

Satu hal yang patut diapresiasi  bahwa buah  tetesan keringat para penyuluh pertanian kita  telah mengadirkan  satu destinasi  hiburan yang menyejukan   bagi karyawan Distan Prov. NTT secara gratis disaban waktu. Nuansa ini  dalam keseharian hidup terkadang susah didapatkan  karena kurang  adanya media  yang tepat. Tapi sungguh luar biasa, pesona  demplot inspiratif  para penyuluh kreatif  ini cukup memancarkan satu hiburan menarik yang menyegarkan raga. Menjadi ruang pelegah  diantara kesibukan kerja para pegawai Distan Prov. NTT  sembari berselvi ria dalam senyumannya yang  termanis.

Fenomena berikut  yang tidak kala menariknya juga adalah hadirnya para  pemanen  yang tidak pernah melamar.  Memetik hasilnya secara cuma-cuma dengan suka ria. Namun demikian justru pada titik inilah  menjadi satu keindahan  tersendiri. Titik  klimaks indahnya senyuman pak Maresl Ndarung  tanpa kata bersama kawan-kawan, menyaksikan  sahabat-sahabatnya menikmati jerih payah mereka dengan suka cita. Kata orang bijak inilah  bentuk  lain dari  doa yang indah  mengembalikan tetes peluh penanam, adalah  rahmat  karena   saling berbagi  kasih bersama para pemanen dalam batasan yang  tak terukur.

Karenanya juga tidak berlebihan kalau  Bapak Marsel Ndarung bersama rekan-rekanya di Seksi Penyuluhan boleh merasa  bangga. Karena apa yang dibuat benar-benar memberikan satu inspirasi positip bagi teman-teman  di Dinas Pertanian  Provinsi khusunya  bagi para sahabat sahabatnya di Bidang  PPSP untuk berkreasi yang sama. Memanfaatkan sejengkal tanah dipekarangan tempat tinggal menjadi lahan produktif  Horti organik, setidaknya untuk konsumtif  keluarga.  Selain itu sebagai  bentuk sosialisasi kepada warga lingkungan  bahwa usaha ini   sebenarnya mudah,  asalkan  ada kemauan.  Mengisi waktu luang diantara kesibukan tugas utama lainnya  dengan kegiatan  produktif, sebagai  salah satu  upaya  menghemat biaya belanja  kebutuhan rumah tangga.  Sisi berikutnya  sebagai ruang rekreasi keluarga yang menarik disenja hari yang indah.

Profisiat Pak Kabid PPSP, Pak Marsel bersama para sahabat Penyuluhan Pertanian.  telah melakukan hal  yang  kreatif.  Memiliki nilai motifasi  yang besar dimata setiap orang yang telah melakukan hal  yang sama,  karena  manfaatnya sungguh luara biasa. Profisiat !  (m.bkn 25/10/18)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

© 2018 Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur, All rights reserved. Powered by Webtocrat Motion