Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur

Profesionalisme Tenaga Pendamping sebagai Penunjang Produktifitas TJPS

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur > Blog > Berita Terbaru > Profesionalisme Tenaga Pendamping sebagai Penunjang Produktifitas TJPS

Guna menunjang produktifitas Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) agar lebih meningkat, maka langkah awal yang harus disiapkan dan di tingkatkan adalah skill dan keterampilan para pendamping lapangan. Mengingat profesionalisme seorang tenaga pendamping adalah juga salah satu bagian yang tak bisa dikesampingkan dan harus menjadi prioritas sejak awal.

Oleh karena itu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu 1 Juni 2020 telah melaksanakan Pelatihan Pendamping Lapangan Kegiatan Penanaman Jagung Pola Integrasi (Pertanian dan Peternakan) Zona Timor Tahun 2020 bertempat di Aula UPT Perbenihan, Kebun Dinas dan Laboratorium Hayati Perkebunan yang di buka oleh Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef Nae Soi, MM. Dalam sambutannya JNS meminta agar seluruh tenaga pendamping pertanian harus memiliki kemampuan yang profesional dan berkompeten yang baik dalam mengaplikasikan ilmu pada masyarakat.

Sebagai Pendamping bagi masyarakat harus ada nilai tambah. Punya skill dan kompeten. Harus bisa meyakinkan dan melatih masyarakat bagaimana melihat situasi yang ada mulai dari kondisi tanah, bagaimana pengolahannya, pemilihan bibit, dan kebutuhan air yang baik juga pengelolaan lahan,” ujar JNS.

Nanti bersama dengan tim ahli juga anda akan belajar bagaimana batang jagung, daun jagung dan batang padi sisa hasil panen akan dijadikan fermentasi dan dicampur dengan bahan-bahan tertentu untuk dijadikan makanan bagi ternak. Kalau batang jagung yang masih hijau dijadikan makanan sapi maka itu sudah biasa tapi yang hebat adalah batang jagung yang sudah kering bisa diolah menjadi makanan ternak. Disitulah nilai tambahnya,” jelas JNS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Ir. Yohanes Oktovianus MM menjelaskan kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 70 orang peserta yang seluruhnya dari zona Timor,  Sumba dan Flores yang dilatih oleh tim ahli. Adapun juga beberapa materi pelatihan diantaranya Konsentrasi Kebijakan Pertanian, Implementasi TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi), Teknis Pendampingan dan Evaluasi, serta bimtek pada kelompok tani.

Hadir juga saat itu Tim Ahli yang diketuai oleh DR. Ir. Tony Basuki, M.Si, Sekretaris Dinas Ir. Miqdonth S. Abolla, M.Si,  Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Joaz B. Oemboe Wanda, SP, dan Kepala Seksi Penyuluhan, Marselinus Ndarung, S.TP, serta 33 orang Pendamping TJPS Zona Timor. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 17 Juni hingga 19 Juni 2020. Selanjutnya kegiatan yang sama juga direncanakan di laksanakan untuk zona lainnya pada bulan Juni ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2020 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, All rights reserved. Powered by Webtocrat Motion