Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur

KENYANG, SONDE HARUS DENG NASI

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur > Blog > Uncategorized > KENYANG, SONDE HARUS DENG NASI

Kegiatan Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras Tahun 2020, dengan Tema Sehat, Bahagia Bersama Pangan Lokal dilaksanakan pada hari Jumad tanggal 25 September 2020, bertempat di pelataran kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dibuka oleh Bapak Lecky Frederich Koli, STP, kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lecky Koli mengatakan “Sosialisasi semacam ini harus terus dilakukan kepada masyarakat, bahwa kenyang itu bukan berasal dari nasi saja, ada pangan-pangan lain disekitar kita yang bisa dikonsumsi dan membuat kenyang, hanya persoalan psikologis, belum berani berubah pola konsumsi/makan”,
Selanjutnya beliau mengatakan “Ancaman pangan dunia merupakan Isu global saat ini yaitu isu air, isu energi dan isu pangan. Pangan semakin berkurang dan penyebabnya adalah lahan-lahan pertanian mengalami konversi. Lahan sawah dirubah menjadi lahan non sawah sebesar 15-20%. Ruang produksi pangan menjadi berkurang karena ada keterdesakan pembangunan ekonomi dari sektor lain”.
Lebih lanjut beliau mengatakan permasalahan di NTT saat ini adalah, konsumsi beras sebesar 112kg/kapita/tahun, konversi lahan sawah mengalami pergeseran, produksi padi tidak optimal, luas cetak sawah baru tidak banyak yang dikerjakan dan anomali iklim tidak menentu sehingga produksi padi tidak bisa mencukupi kebutuhan pangan masyarakat, sehingga impor beras tetap dilakukan sebesar 150.000 – 170.000 ton/tahun, yang berasal dari provinsi Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Oleh sebab itu perlu dilakukan upaya penurunan konsumsi beras dengan cara pola difersivikasi pangan, karena produksi pangan lokal sumber karbohidrat non beras di NTT sangat banyak.
Kegiatan Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras di waktu mendatang, sebaiknya dilaksanakan di desa-desa, yang mempunyai produksi pangan lokalnya cukup tinggi, dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan PKK serta masyarakat lainnya sehingga gaung difersivikasi pangan lebih banyak di dengar oleh masyarakat luas.
Semoga Diversifikasi Pangan Lokal Sumber Karbohidrat Non Beras, bisa diterapkan pada keluarga masing-masing, khusunya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nusa Tenggara Timur.

Oleh: Maria E. V. Rukmini, SPt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2020 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, All rights reserved. Powered by Webtocrat Motion