Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur

DINAS PERTANIAN SIAP HADAPI MUSIM TANAM 2020/2021

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur > Blog > Berita Terbaru > DINAS PERTANIAN SIAP HADAPI MUSIM TANAM 2020/2021

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur Lecky Frederich Koli, STP.Senin 26 Oktober 2020 menyerahan piagam penghargaan dan dana pensiunan kepada kedua ASN yang memasuki purna bakti.

Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lecky Frederich Koli, STP. menyatakan kesiapan Dinas Pertanian dalam menyambut musim tanam 2021 yang disampikannya dalam apel rutin pegawai lingkup Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur pada senin, 26 Oktober 2020.
Menurut kepala dinas bahwa, sekarang kita akan memasuki musim tanam dimana hujan sudah mulai turun di beberapa lokasi di NTT, walaupun menurut BMKG ini belum masuk musim hujan. Hujan yang benar itu terjadi pada Bulan Nopember minggu ketiga, sehingga masih ada waktu benih dan segera didistribusikan unutk menyiapkan benih dan segera didistribusikan
Lecky menekankan, untuk bidang perkebunan, agar lubang-lubang tanam sudah harus dipersiapkan dengan mengecek kondisi dilapangan serta melaporkan apakah benih sudah siap salur atau belum dan siapa yang bertugas untuk menjaga dilapangan termasuk juga tanaman tanaman keras dan hortikultura.
Kepada seluruh eselon III, eselon IV dan staf lingkup Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur , Lecky menegaskan bahwa lahan kita bukan di kantor, kerja kita dilapangan musti berada dekat petani agar supaya ilmu yang kita dapat bisa berguna, tidak boleh 399 orang pegawai dinas pertanian hanya duduk urus surat satu dua lembar tiap hari, tidak mungkin, tandas Lecky.
Lecky mengatakan, sementara untuk musim tanam 2021 segera dipersiapkan penanaman jagung seluas 40.000 ha, Penyiapan ini termsauk benih dan pupuk karena tanpa pupuk produksinya rendah, tidak mendapat angka yang siknifikan. Kita terus mengggenjot produksi pada angka 4-5 ton/ha, supaya skema untuk menjual produksi jagung dan membeli ternak dapat berjalan. Hal ini sesuai dengan tujuan pembangunan pertanian yaitu untuk meningkatkan hasil produksi demi ketahanan pangan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan petani khusnya dan masyarakat pada umumnya.
Untuk menyukseskan program Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, untuk menjadikan Nusa Tenggara Timur menjadi gudang jagung dan gudang ternak (sapi, babi dana ayam), Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lecky Frederich Koli, STP, akan menyiapkan 800 orang pasukan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) yang terdiri dari, pegawai provinsi, penyuluh-penyuluh dilapangan, pendampinan lapangan BABINSA, mereka semua terlibat. Karena itu kita siapkan dengan baik untuk disampaikan ke Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Lecky mengatakan, dalam waktu dekat akan menugaskan pegawai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mendampingi petani selama tiga (3) bulan untuk gelombang pertama, zona Flores 100 orang, Zona Sumba 100 orang, Zona Timur 100 orang. Lecky berharap agar para pegawai yang diutus bekerja dengan sungguh-sungguh dan menghasilhan hasil yang maksimal. Paling tidak ketikan pulang dari pendampingannya di lapangan seorang pegawai dapat membawa dengan membawa hasil penjualan jagung dan ternak yang dalam hitungannya terdiri dari uang Rp. 15.000.000., babi lima (5) ekor dan ayam 10 ekor.
Kepada Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Lecky menginstruksikan untuk menyiapkan skema kerjanya seperti simulasi, yang menggambarkan proses itu betul-betul dapat kita kerjakan, yaitu mulai dari bagaimana penyiapan benihnya, olahan lahannya, airnya, sistim penanamannya, sampai dengan panen dan pascapan serta bagiamana cara mendapatkan ternak babi, ayam maupun sapi. Semuanya dibuatkan dalam skenario atau model simulasi supaya menggambarkan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan.
Pada kesempatan itu juga Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan penghargaan serta dana bantuan uang sebesar Rp. 25.000.000.- kepada dua orang ASN yang telah memasuki masa purna bakti atas nama Ibu Linda dan Bapak Yeremias,
Dalam arahannya kepada pegawai, Lecky mengatakan “Atas nama Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kita memberikan profisiat dan apresiasi kepada mereka berdua karena sudah menyelesaikan tugasnya sebagai Seorang ASN dengan baik. Kita mendoakan semoga keduanya tetap sehat dan tetap kuat dan setelah kembali di tengah-tengah masyarakat dapat menjadikan pengalaman semasa betugas sebagai seorang ASN dapat dipakai untuk melayanidan membimbing masyarakat yang berada dilingkungannya”.
Penulis: Bonefasius Rangga, S.ST.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2020 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, All rights reserved. Powered by Webtocrat Motion