Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur

PENGAWASAN BENIH YANG BAIK UNTUK KUALITAS TERBAIK

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur > Blog > Uncategorized > PENGAWASAN BENIH YANG BAIK UNTUK KUALITAS TERBAIK

Faktor penting yang menentukan tingkat hasil tanaman adalah benih. Benih bersama dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim menentukan tingkat hasil tanaman. Meskipun tersedia sarana produksi lain yang cukup, namun bila menggunakan benih bermutu rendah maka hasilnya pun akan rendah.
Penggunaan benih unggul yang bermutu dan bersertifikat, merupakan mata rantai pertama dalam proses budidaya tanaman. Dalam kegiatan budidaya, benih menjadi salah satu faktor utama penentu keberhasilan. Benih bersertifikat menjadi syarat wajib, karena proses produksinya diterapkan cara dan persyaratan sesuai ketentuan sertifikasi yang diawasi oleh petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT), sehingga diharapkan sesuai dengan kebutuhan petani, yaitu benih dengan varietas, mutu, jumlah, waktu, lokasi dan harga yang tepat.
Untuk mendukung keberhasilan kegiatan budidaya tanaman maka upaya peningkatkan pengawasan terhadap penangkar, produsen dan juga peredaran benih di Nusa Tenggara Timur dilakukan secara kontinue oleh UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Benih (PSB) Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT. Dan dalam beberapa kali pada minggu ke 3 bulan Juli 2021, Kepala UPTD PSB, Kepala Bidang Perkebunan dan didampingi PBT melakukan Supervisi dan Pengawasan terhadap Penangkar/Produsen benih jagung di Kelompok Tani Tonatun dan Gapoktan Tunas Muda sebagai calon penangkar benih jagung di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan juga pada gudang produsen/penangkar benih di Kabupaten Kupang. Dalam kesempatan yang sama pula Tim UPTD PSB melakukan pengawasan dan pembinaan pada lokasi penangkaran benih kacang hijau varietas Vima 3 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Pada sisi lain kemandirian benih pada masing-masing kabupaten/kota di Provinsi NTT menjadi mutlak dan perlu didukung oleh semua pihak terkait secara terkoordinasi, terpadu dan berjenjang. Hal ini menjadi penting karena pada saat musim tanam petani akan dengan mudah memperoleh benih dengan varietas, mutu, jumlah dengan harga terjangkau. Oleh karena itu diperlukan pemetaan data kebutuhan benih pada setiap musim tanam sesuai klsifikasi benih dan keterpaduan antara provinsi/kabupaten/kota serta terus mendorong berkembangnya penangkar-penangkar swadaya dan penangkar-penangkar mandiri.
de..072021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2021 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, All rights reserved. Powered by Webtocrat Motion