Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur

SELAYANG PANDANG

DINAS PERTANIAN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

 

Dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 64 tahun 1958 tanggal 11 Agustus 1958 yang mulai berlaku Tanggal 14 Agustus 1958, maka pada tanggal 20 Desember 1958 terbentuklah Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur.

Pada awal pembentukan Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Timur tahun 1958, dibuka kantor Dinas Pertanian Rakyat Daerah Tingkat I NTT  dipimpin oleh Inspektur Kepala Dinas Pertanian Rakyat Daerah Tingkat I NTT yang waktu itu masih berada dibawah Kantor Wilayah Pertanian Republik Indonesia.

Adapun nama-nama kepala dinas yang pernah menjabat pada Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah sebagai berikut:

  1. Pelapelapon (Periode 1950 – 1961)
  2. Thomasoa (Periode 1963 – 1965)
  3. Y. Karels (Periode 1963 – 1976)
  4. Pellokila (Periode 1976 – 1980)
  5. Marsono (Periode 1981 – 1986)
  6. Dominicus Ndarung (Periode 1987)
  7. Umbu Pura Woha (Periode………)
  8. Feliks Morgan (Periode………)
  9. Petrus Muga (Periode 2001 – 2010)
  10. Saverius Banggung (Periode 2011)
  11. Yohanes Tay, MM (Periode 2011 – Sekarang)

 

Pembangunan sektor Pertanian dan Perkebunan di Nusa tenggara Timur telah memberikan sumbangan besar dalam pembangunan daerah, baik dalam pertumbuhan PDRB, penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, penekanan inflasi, sebagai andalan dalam kegiatan ekonomi pedesaan, maupun penciptaan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan dan hubungan sinergis dalam sektor lain.

Kondisi umum Pertanian dan Perkebunan di Nusa Tenggara Timur menunjukan bahwa permintaan terhadap produk Pertanian dan Perkebunan terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk dan peningkatan kesejahtraannya, sementara dari sisi penyediaan (suplay) dihadapkan pada kelangkaan sumber daya pertanian. Untuk itu, walaupun kontribusi sektor Pertanian dan Perkebunan terhadap perekonomian cukup besar, namun kesejahtraan petani belum banyak mengalami perubahan. Kemiskinan yang terjadi di pedesaan secara umum merupakan cerminan kemiskinan rumah tangga petani.

Visi

  1. Menjadi lembaga penelitian dan pengembangan pertanian terkemuka dalam mewujudkan sistem pertanian berkelanjutan.
  2. Menerapkan teknologi dalam budidaya, pengendalian hama, penyakit dan pengelolahan pasca panen.

 

Misi

  1. Meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan
  2. Mendiseminasikan inovasi pertanian unggul dalam rangka peningkatan Scienfic Recognation dan Impact Recognition.

Link Terkait

© 2018 Dinas Pertanian Nusa Tenggara Timur, All rights reserved. Powered by Webtocrat Motion